5 bakteri yang tumbuh dengan baik hari ini atau akan berkembang di masa depan

Bakteri adalah bentuk kehidupan yang sangat kecil, hanya terlihat di bawah lensa mikroskop, tetapi merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Mereka ada di mana-mana, dan sulit untuk menyingkirkannya - pada kenyataannya, tidak sehat tanpa mereka semua. Tentu saja ada ribuan bakteri yang dapat membawa berbagai jenis penyakit, tetapi tidak semuanya jahat. Kenali beberapa bakteri yang baik untuk tubuh dan temukan beberapa yang mampu mengobati beberapa penyakit yang masih berakibat fatal hingga saat ini.

1. Actinobacteria

Actinobacteria adalah salah satu bakteri tanah yang paling melimpah dan dikenal. Anda mungkin tidak mengetahuinya, tetapi Anda mungkin tahu baunya yang khas, yang cukup menyengat di hutan setelah hujan lebat. Actinobacteria menghasilkan spora saat tanah mengering; kemudian, saat hujan membasahi bumi, spora mengembang di udara dan menciptakan bau harum yang kuat. Actinobacteria juga banyak digunakan dalam pembuatan beberapa antibiotik, dan digunakan untuk mengobati tuberkulosis, berbagai kanker dan infeksi bakteri pada kulit, mata dan telinga. Selain itu dapat meningkatkan perhatian mental.

2. Probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme yang tumbuh subur di usus manusia dan merupakan bakteri yang baik untuk kesehatan. Bakteri yang berada di usus berkontribusi pada metabolisme, menyerap nutrisi, membantu menjaga struktur dan fungsi kekebalan tubuh. Mereka juga melindungi dari invasi mikroba eksternal yang berpotensi berbahaya. Selain itu, mereka bahkan dapat memengaruhi suasana hati seseorang. Rata-rata orang dewasa memiliki 1 hingga 2 kg bakteri di saluran usus, menampung 100 triliun mikroorganisme.

3. Bakteri botulinum

Racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum adalah racun paling mematikan yang dikenal di alam, dengan kekuatan melumpuhkan yang kuat. Namun, sifat yang melumpuhkan ini bisa digunakan untuk kebaikan. Dalam jumlah yang sangat kecil, toksin botulinum meredakan berbagai penyakit yang mempengaruhi saraf dan otot tubuh.

4. Cyanobacteria

Kanker kulit, terutama jenis yang disebut melanoma, bertanggung jawab atas sejumlah besar kematian tahunan di seluruh dunia. Losion, krim, dan semprotan memberikan perlindungan yang baik jika digunakan dengan benar, tetapi lengket dan perlu dioleskan kembali secara teratur agar efektif. Akan jauh lebih mudah dan lebih dapat diandalkan jika kita bisa minum pil yang akan mencegah sengatan matahari dan kanker kulit yang disebabkannya. Saat ini, para ilmuwan dari Amerika Serikat, Inggris Raya, Australia dan Swedia sedang mencari solusi dengan mempelajari bagaimana cyanobacteria yang hidup di terumbu karang melindungi diri dari matahari. Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi kemajuan terkait cyanobacteria yang digunakan untuk mengobati leukemia dan kanker paru-paru, ginjal, usus besar, dan prostat.

5. Salmonella

Anda tidak salah membacanya: salmonella juga merupakan salah satu bakteri yang dapat membantu Anda! Jenis bakteri ini paling dikenal sebagai penyebab keracunan makanan, tetapi yang mengejutkan, mereka juga menjanjikan sebagai pengobatan untuk beberapa jenis kanker. Beberapa peneliti telah mengamati dalam penelitian dengan tikus bahwa aksi salmonella mungkin terkait dengan penghancuran sel kanker. Studi masih berlangsung, tetapi ada kemungkinan bahwa dalam beberapa tahun salmonella, penjahat hebat, bisa menjadi salah satu sekutu terbesar melawan kanker usus dan kulit.