9 fakta yang harus Anda ketahui tentang telur

Jika ada satu makanan yang mendapat reputasi diremehkan karena berbahaya bagi kesehatan, itu adalah telur. Ini adalah sumber protein berkualitas tinggi yang sangat baik dan murah. Kualitasnya sangat tinggi sehingga protein telur dianggap oleh ahli gizi sebagai parameter untuk mengklasifikasikan lainnya. Dan apa yang membuatnya lebih unggul? Ini mengandung semua asam amino esensial (yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh sendiri) dalam proporsi yang tepat.

Telur sebagian besar terdiri dari protein dan lemak, sehingga tidak berdampak pada glukosa darah. Oleh karena itu, ini menjadi pilihan yang lebih baik untuk sarapan daripada pancake tradisional. Seperti semua makanan kaya protein, ini dapat membantu mengontrol nafsu makan dengan membuat Anda kenyang lebih lama. Namun telur memiliki lebih banyak manfaat. Temui yang utama dan temukan makanan ini begitu lengkap.

EMFA16 / iStock

1. Beli telur yang diperkaya dengan omega-3

Mereka lebih mahal, tapi lebih sehat. Dalam beberapa penelitian, asam lemak omega-3 telah terbukti membawa manfaat untuk segala hal: mulai dari kesehatan mental (meningkatkan daya ingat dan mengurangi risiko depresi) hingga fungsi jantung. Dosis harian asam lemak omega-3 yang direkomendasikan untuk kesehatan yang baik adalah sekitar 450 mg. Penelitian menunjukkan bahwa banyak orang bahkan tidak makan setengahnya dalam makanan mereka.

margouillatphotos / iStock

Jika Anda makan, misalnya, kurang dari satu porsi ikan berlemak, seperti salmon atau mackerel, seminggu sekali. Sulit untuk mendapatkan asam lemak omega-3 dalam jumlah yang cukup. Dengan cara ini, menggunakan telur yang diperkaya dengan nutrisi ini akan membantu Anda mencapai asupan yang ideal.

margouillatphotos / iStock

2. Jangan khawatir tentang kolesterol

Memang benar telur mengandung banyak kolesterol. Tetapi jumlah lemak jenuh dalam makanan - bukan jumlah kolesterol - yang memiliki dampak terbesar pada peningkatan kadar kolesterol darah dan, oleh karena itu, meningkatkan risiko infark miokard atau stroke.

HandmadePictures / iStock

Telur berukuran sedang mungkin mengandung sekitar 12 kali lebih banyak kolesterol daripada 25 g keju cheddar , tetapi keju lebih mampu meningkatkan kolesterol dalam darah Anda, karena mengandung hampir tujuh kali lebih banyak lemak jenuh daripada telur.

teruslah membaca