Pahami cara menghemat tinta printer dalam 9 langkah

Memiliki printer di rumah bisa menjadi bisnis yang mahal, terutama jika Anda tidak tahu cara menyimpan kartrid Anda. Dan, karena berinvestasi dalam kartrid palsu bisa jauh lebih mahal, karena dapat merusak perangkat Anda, pilihannya bahkan mengatur penggunaan. Jadi memahami cara menghemat tinta printer hanya dalam beberapa langkah bisa menjadi penghematan besar di akhir bulan!

Jika Anda masih mencari opsi printer untuk dibeli, ada baiknya memikirkan sebelum Anda mulai mengeluarkan uang untuk kartrid. Pertama-tama, ketahuilah untuk tujuan apa perangkat Anda akan digunakan. Kemudian tinjau opsi printer yang tersedia secara komersial. Bergantung pada beberapa kasus, berinvestasi dalam printer yang sedikit lebih mahal yang menggunakan kartrid toner, dengan kapasitas lebih, mungkin merupakan ide yang lebih baik. Pikirkanlah jika Anda sering mencetak tagihan, tagihan, atau dokumen lain.

Namun, sebagian besar waktu, model inkjet dasar dapat mengatasinya. Namun perhatikan juga pengeringan nozel: jika nozel tetap tidak dicetak untuk waktu yang lama, dapat menimbulkan cacat di masa mendatang. Idealnya adalah melakukan pembersihan setiap bulan; namun, pembersihan ini juga dapat membuang tinta dari kartrid. Berikut cara menghindarinya

Lihat juga: Temukan revolusi pencetakan 3D untuk kesehatan

1. Temukan layanan khusus untuk mencetak foto dalam jumlah banyak

Mencetak foto keluarga saat liburan akan segera kehabisan persediaan tinta, karena stok kartrid terbatas. Dalam kasus seperti itu pilihlah untuk menyewa jasa percetakan. Mereka lebih murah daripada yang dibuat di rumah, selain memiliki kualitas cetak dan kertas yang lebih baik.

2. Ubah format file Anda

Jika memungkinkan untuk mengubah format file yang Anda ketikkan, lakukanlah! Menggunakan font yang lebih kecil dan mengurangi jarak antar baris bisa sangat menghemat kertas dan, akibatnya, pada tinta.

3. Biarkan printer menghirup udara

Tempatkan printer inkjet atau kartrid cadangan di tempat yang sejuk. Jika Anda meletakkannya di dekat radiator atau di sebelah kipas komputer, mereka akan menjadi panas dan lebih cepat tersumbat.

Ini juga berlaku jika Anda perlu mengeluarkan kartrid dari printer. Simpan dalam kemasan dengan baik dan di tempat yang sejuk agar outlet tidak terhalang. Namun, tidak disarankan untuk menghapusnya sampai tinta habis.

4. Lakukan semuanya sekaligus

Jika memungkinkan, cetak dokumen atau foto dalam beberapa kelompok, semuanya, alih-alih menyebarkan hasil cetak dalam beberapa hari atau minggu. Saat menghidupkan ulang printer, siklus pembersihan atau pemeliharaan head selalu diaktifkan, dengan menggunakan banyak tinta. Mengubah kebiasaan pencetakan Anda dengan cara ini dapat mengurangi limbah tinta menjadi setengahnya dan juga menghemat waktu Anda.

5. Gunakan program yang membantu mengkonsumsi lebih sedikit tinta dari printer

Unduh perangkat lunak untuk menghemat tinta saat mencetak. Ada banyak program gratis yang membantu mengoptimalkan penggunaan, seperti Greencloud Printer, yang membantu pengguna menghilangkan halaman dan elemen lain yang tidak perlu dari cetakan akhir.

Jika Anda menggunakan Google Chrome atau Firefox sebagai browser web, Anda juga dapat memilih untuk menggunakan Ramah Cetak, ekstensi yang membantu mengurangi elemen halaman web, seperti iklan. Dengan begitu Anda tidak menggunakan tinta berwarna berharga untuk mencetak iklan pihak ketiga.

Cobalah untuk mencetak dalam hitam putih bila memungkinkan untuk menggunakan lebih sedikit tinta printer (Foto: FabrikaCr / iStock)

6. Tunggu hingga printer mati sepenuhnya

Banyak orang menggunakan untuk segera menekan tombol untuk mematikan pencetakan setelah mengambil selembar kertas. Ini adalah kesalahan yang bisa sangat mahal dalam hal tinta! Bahkan setelah mengirimkan lembar cetakan ke baki, printer terus bekerja untuk mengakhiri siklus, yang melibatkan reposisi kartrid.

Beberapa perangkat yang lebih baru tidak langsung mati begitu pengguna menekan tombol daya, tetapi ini juga dapat mengganggu koneksi printer ke PC. Sistem memahami bahwa itu telah dimatikan dan menonaktifkan driver (yang berkomunikasi antar perangkat). Namun, ini dapat merepresentasikan masalah komunikasi saat digunakan lagi. Selalu tunggu "klik" pada printer sebelum mematikannya.

7. Pilih hitam dan putih jika memungkinkan

Dalam banyak kasus, mencetak dokumen berwarna tidak diperlukan. Billet atau tagihan listrik, misalnya, dapat menghabiskan banyak level tinta. Untuk mengkonsumsi lebih sedikit tinta dari printer, cetak dokumen hitam putih. Selain itu, kartrid tinta hitam biasanya lebih murah daripada yang berwarna.

8. Hati-hati dengan obat generik

Harga kartrid tinta dari pabrikan hampir sama dengan harga printer itu sendiri. Karena alasan ini, banyak orang cenderung mencari versi generik. Namun, perhatikan: banyak kartrid palsu yang justru dapat merusak printer.

Sebaliknya, cari kartrid isi ulang resmi dan titik isi ulang yang andal. Ini bisa jauh lebih murah daripada berinvestasi di kartrid setiap bulan.

Cari versi lebih murah yang diproduksi atau diisi ulang oleh perusahaan lain. Jangan mencampur merek, karena cat dari produsen berbeda mungkin tidak cocok dengan halaman.

9. Jangan mencetak jika tidak perlu!

Selalu berpikir dua kali sebelum mencetak: apakah salinan kertas benar-benar diperlukan? Saat ini dimungkinkan untuk melakukan pembayaran secara online, tanpa perlu mencetak tagihan dan tagihan. Selain itu, penggunaan lembaran kertas secara sembarangan dapat berdampak negatif bagi lingkungan maupun kantong Anda. Jadi untuk menghabiskan lebih sedikit tinta pada printer Anda, pikirkan apakah perlu menghabiskan uang untuk kartrid dengan cetakan yang tidak perlu!