Infertilitas pria: cari bantuan dengan suplemen

Dokter mengenali ketidaksuburan pria sebagai masalah jika seorang pria tidak membuat pasangannya hamil setelah setahun melakukan hubungan seks tanpa kondom, terutama selama hari-hari paling subur dalam sebulan. Dalam semua kasus, ada 50% kemungkinan bahwa pria tersebut bertanggung jawab atas ketidaksuburan. Dalam seperlima kasus, kedua pasangan mengalami masalah. Para peneliti tidak dapat mengatakan dengan tepat berapa banyak sperma yang dibutuhkan seorang pria untuk menjadi subur. Namun, mereka tahu bahwa semakin banyak jumlah sperma, semakin besar kemungkinan terjadinya pembuahan.

Alasan utama infertilitas

Beberapa kasus infertilitas pria berkaitan dengan cacat anatomi atau jaringan parut akibat infeksi lama di saluran reproduksi. Namun, dalam banyak kasus, penyebab pastinya tidak dapat diidentifikasi. Banyak pria tidak subur memiliki sedikit sperma yang disebabkan oleh rendahnya kadar testosteron - hormon yang mengirimkan sinyal ke testis untuk membuat sperma. Tetapi jumlah sperma yang diproduksi pria bukanlah satu-satunya penentu kesuburan.

Jika Anda mencurigai adanya infertilitas, dokter Anda dapat menilai masalahnya dan membantu Anda menemukan penyebabnya. Mungkin juga perlu untuk memeriksa pasangan Anda, karena salah satu atau Anda berdua mungkin memiliki masalah kesuburan.

Sebagian besar sperma harus sehat dan bergerak (aktif). Karena rapuh, bahan ini mudah rusak oleh radikal bebas. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kadar radikal bebas dan testosteron, seperti minuman beralkohol, merokok, gizi buruk dan stres. Beberapa obat resep juga dapat mengubah mobilitas sperma dan membuatnya sulit untuk hamil

Bagaimana suplemen dapat membantu

Pembedahan mungkin merupakan cara terbaik untuk memperbaiki cacat anatomi. Tetapi bagi banyak pria yang tidak subur, suplemen patut untuk dicoba. Mereka bermanfaat di usia berapa pun. Lihat suplemen yang bermanfaat bagi kesehatan Anda:

  • Vitamin C (1.000 mg setiap hari) + vitamin E (400 IU dua kali sehari) + karotenoid campuran (1 tablet hari kali dengan makanan) - campuran ini adalah pelengkap antioksidan yang ampuh yang menghilangkan radikal bebas yang merusak sel dan melindungi sperma.
  • Vitamin C (1.000 mg setiap hari) - juga meningkatkan mobilitas sperma, sebagian dengan mencegah penggumpalannya. Jika terjadi diare, kurangi dosisnya. Temukan banyak manfaat vitamin ini.
  • Seng (30 mg setiap hari) + Tembaga (2 mg setiap hari) - seng memainkan peran kunci dalam reproduksi pria, karena meningkatkan produksi testosteron dan jumlah sperma. Minumlah dengan tembaga, karena seng menghambat penyerapan oleh tubuh. Namun, tambahkan tembaga hanya jika Anda telah menggunakan seng selama lebih dari sebulan.
  • Minyak biji rami (1 sendok makan, 14 gram, per hari) - menyediakan asam lemak esensial yang, di antara fungsi lainnya, membantu menjaga kesehatan sperma. Minyaknya bisa dicampur dengan makanan dan dikonsumsi di pagi hari. Pelajari lebih lanjut tentang minyak biji rami.
  • Arginine (500 mg L-arginine, 4 kali sehari, selama 3 bulan) - meningkatkan mobilitas dan jumlah sperma. Tapi, perhatian! Jangan gunakan jika Anda memiliki penyakit ginjal atau herpes genital, atau jika Anda rentan terhadap herpes simpleks. Ambil dengan kompleks asam amino campuran.

Sebelum mengonsumsi suplemen apa pun, konsultasikan dengan dokter Anda. Penting agar ia menilai kondisi kesehatan Anda sehingga Anda bisa mendapatkan perawatan yang tepat.

Lihat juga: 7 sikap yang mengurangi risiko kemandulan