15 fakta aneh tentang tubuh manusia yang tidak Anda ketahui

Anda mungkin telah mendengar ribuan kali tentang pentingnya latihan fisik dan anjuran umum lainnya untuk kesehatan yang baik. Selain itu, mencari penyebab kesemutan di Google juga mudah dan menerima jutaan hasil dalam waktu setengah detik.

Tetapi beberapa keanehan dalam tubuh manusia sedikit lebih misterius. Di sini, para ahli membantu menjawab 15 pertanyaan yang kurang umum:

Kirkikis \ iStock

1. Bagaimana rasanya di roller coaster yang perutnya serasa masuk ke mulut?

Organ dalammu benar-benar bergerak! Ketika kereta dorong mencapai titik tertingginya, ia melambat sejenak dan kemudian jatuh, sabuk pengaman menjaga tubuh tetap di tempatnya, tetapi beberapa organ dalam yang lebih longgar, seperti perut dan usus, "melayang" sedikit. Tidak ada yang terluka saat mengendarai roller coaster (semuanya kembali ke tempat yang semestinya), tetapi saraf merasakan gerakan dan mencatatnya seolah-olah perut melonjak hingga ke tenggorokan.

Dr. Maged Rizk

LSOphoto \ iStock

2. Mengapa wanita tampak lebih dingin dari pria?

Wanita memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi dan menyimpan lebih banyak panas di bagian tengah tubuh. Ini membantu menjaga organ vital tetap nyaman dan hangat, tetapi tidak pada ekstremitas - dan ketika tangan dan kaki menjadi dingin, begitu pula tubuh.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa wanita memiliki ambang batas yang lebih rendah dibandingkan pria untuk merasa kedinginan. Ketika terkena suhu dingin yang sama, pembuluh darah di jari wanita mengerut lebih dari jari pria dan karena itu lebih cepat kehilangan warna.

Kathryn Sandberg

vchal \ iStock

3. Mengapa kita memiliki sidik jari?

Banyak ahli mengira itu untuk meningkatkan kemampuan menggenggam, tetapi sebuah penelitian di Inggris menyarankan sebaliknya. Para peneliti menemukan bahwa tonjolan sidik jari membuatnya lebih sulit untuk menahan permukaan yang rata dan halus, seperti akrilik, karena mengurangi area kontak kulit.

Sebaliknya, mereka percaya bahwa cetakan dapat membantu air mengalir dari jari atau memungkinkan kulit meregang lebih mudah, yang melindunginya dari cedera dan lecet.

Ilmuwan lain berpikir bahwa sidik jari meningkatkan sentuhan. Yang kami tahu pasti adalah tidak ada dua orang dengan sidik jari yang sama, bahkan kembar identik.

Dr. Patteson Lombardi

dragana991 \ iStock

4. Apakah nyeri sendi memprediksi perubahan waktu?

Mungkin. Perubahan dalam pembacaan barometer mungkin menjadi bagian dari alasannya: tekanan atmosfer turun tepat sebelum cuaca buruk mulai terjadi.

Perubahan ini akan menyebabkan perluasan jaringan tubuh yang berhubungan dengan pembengkakan dan nyeri. Efeknya kecil, tetapi siapa pun yang menderita radang sendi atau radang sendi mungkin memperhatikan perbedaannya.

Suhu juga dapat berdampak: pada tahun 2007, para peneliti di Tufts University menemukan bahwa penurunan suhu lima derajat berhubungan dengan sedikit peningkatan nyeri lutut pada penderita osteoartritis.

Dr. Leon Benson

teruslah membaca