Simak 15 tips untuk lebih toleran terhadap orang

Menjadi toleran terhadap orang bukanlah tugas yang mudah akhir-akhir ini. Riset terbaru menemukan bahwa setidaknya kebiasaan travelling bisa meningkatkan toleransi kita.

Studi “The Value of Travelling” yang dipromosikan oleh mesin pencari perjalanan Momondo di 18 negara, termasuk Brazil, menunjukkan bahwa saat ini ada kecenderungan perpecahan. Ini karena, bagi 49% responden, toleransi kita terhadap budaya lain menurun dalam 5 tahun terakhir.

Di sisi lain, ada juga ekspektasi yang ditempatkan pada perjalanan. Dari responden, 59% percaya bahwa jika orang lebih sering bepergian, dunia akan lebih toleran.

Bagaimana menjadi orang yang lebih baik: 5 tips berharga dari para ahli

Selain 49% yang percaya bahwa kita lebih intoleran, 24% percaya bahwa toleransi terhadap agama, ras dan politik akan semakin berkurang. Di sisi lain, 38% berpendapat bahwa level ini akan tetap sama.

Apa artinya bertoleransi?

Tapi, apa itu toleran? Bagi banyak orang, ini akan menjadi konsesi, menerima sesuatu, bahkan menentangnya. Namun, menurut Deklarasi Prinsip Toleransi UNESCO, yang disetujui pada 1995, sentimen ini lebih jauh.

Bagi organisasi, bersikap toleran adalah, pertama-tama, memiliki sikap aktif dan mengakui hak-hak universal pribadi dan kebebasannya.

Dalam hal ini, toleransi adalah penghormatan dan penerimaan terhadap keragaman budaya dan cara berekspresi yang berbeda. Karena itu, saat bepergian, toleransi meningkat, seperti yang diungkapkan penelitian.

Lihat 15 tips agar lebih toleran

Jika Anda ingin lebih toleran, periksa 15 tips di bawah ini, yang kami ikuti selama perjalanan, tetapi itu dapat diterapkan setiap hari.

Fotografi / iStock

1- Dengarkan satu sama lain

Siapa yang banyak bicara, mendengar sedikit. Cobalah untuk mendengarkan orang lain, memahami ide-ide mereka dan sudut pandang yang berbeda. Dengan mendengarkan, kita membuka ruang dialog.

HbrH / iStock

2 - Tenang saja

Biasanya saat travelling orang cenderung lebih tenang-santai. Jadi, terapkan dalam keseharian Anda. Coba amati dan sisihkan waktu untuk menghadapi kendala dan perbedaan.

Wernerimages / iStock

3 - Penilaian diri

Sebelum menilai yang lain, penting untuk membuat penilaian diri sendiri. Seringkali apa yang tidak kita toleransi pada orang lain hanyalah apa yang tidak kita dukung dalam diri kita sendiri.

DragonImages / iStock

4 - Tempatkan diri Anda pada posisi orang lain

Saat kami bepergian, kami terbuka untuk menemukan budaya baru dan menerima perbedaan. Jadi, mengapa tidak mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari Anda? Berempati, tempatkan diri Anda pada posisi orang lain sebelum Anda bersikap intoleran.

teruslah membaca