18 gejala yang mungkin mengindikasikan kehamilan

Dari saat wanita hamil, ada beberapa perubahan pada tubuhnya , dan ada banyak gejala yang mengindikasikan kehamilan. Dua tanda wanita yang paling berhubungan dengan kehamilan yang dicurigai adalah menstruasi terlambat dan mual di pagi hari, namun ada beberapa di antaranya.

Lihat di bawah:

Baca juga: Cara meredakan 8 ketidaknyamanan umum dalam kehamilan

18 kemungkinan gejala kehamilan:

1. Menunda haid

Apalagi bila siklus haid wanita teratur, keterlambatan haid merupakan gejala kehamilan yang paling umum. Darah menstruasi adalah lapisan yang diproduksi oleh rahim untuk menerima embrio dan, jika pembuahan tidak terjadi, lapisan itu dihilangkan. Saat seorang wanita hamil, pendarahan tidak terjadi.

2. Payudara sakit dan bengkak

Payudara sakit dan bengkak juga umum terjadi selama ketegangan pramenstruasi, tetapi seorang wanita mungkin juga mengalaminya antara minggu keempat dan keenam kehamilan. Kehamilan menyebabkan payudara mulai berkembang sehingga wanita tersebut dapat memproduksi ASI, dan terjadi pembesaran kelenjar sehingga menimbulkan rasa nyeri.

3. Mulas

Wanita hamil cenderung mengalami mulas karena hormon progesteron memperlambat pencernaan dan melemaskan sfingter yang ada di antara esofagus dan lambung, yang biasanya mencegah asam lambung dari refluks.

4. Retensi cairan

Retensi cairan dapat disebabkan oleh perubahan hormonal dan juga karena peningkatan tekanan di rahim, yang membuat aliran balik vena menjadi sulit.

5. Perut kembung

Dengan peningkatan produksi progesteron, pencernaan melambat dan ini mendukung akumulasi gas di perut dan usus.

6. Pendarahan ringan

Sebelum menunda menstruasi, pada awal kehamilan mungkin ada sedikit pendarahan yang disebut "pendarahan implantasi", yaitu saat sperma membuahi sel telur dan menempel pada lapisan rahim.

7. Kelelahan yang tidak normal

Hormon seks progesteron mungkin juga bertanggung jawab menyebabkan kelelahan yang melebihi normal pada minggu-minggu pertama kehamilan. Ini membantu mempertahankan kehamilan sejak dini dan mempertahankannya terus menerus.

8. Kesediaan untuk sering buang air kecil

Awalnya (antara enam dan delapan minggu setelah pembuahan), keinginan terbesar untuk buang air kecil disebabkan oleh kerja hormon kehamilan, seperti human chorionic gonadotropin (hCG). Kemudian itu terjadi karena tertekannya kandung kemih oleh rahim.

9. Perubahan suasana hati

Karena variasi hormon, wanita hamil mungkin menjadi lebih mudah tersinggung, lebih banyak menangis dan mengalami kemarahan yang berlebihan. Perubahan suasana hati bisa terjadi secara tiba-tiba: wanita tersebut mungkin merasa bahagia sesaat dan, segera setelah itu, merasa sangat sedih dan menangis.

10. Pigmentasi di areola

Karena aksi hormon kehamilan, terjadi peningkatan sel pigmen di puting susu. Terjadi peningkatan vaskularisasi di daerah payudara, yang juga menjelaskan peningkatan sensitivitas.

11. Mual di pagi hari

Salah satu tanda yang paling umum selama kehamilan, morning sickness biasanya hilang setelah minggu ke-18 kehamilan, tetapi beberapa wanita dapat merasakannya selama kehamilan.

12. Sembelit

Konstipasi terjadi karena progesteron mengurangi transit usus: buang air besar lebih lama, karena bolus membutuhkan waktu lebih lama untuk dikeluarkan dalam bentuk tinja.

13. Peningkatan produksi air liur

Pada ibu hamil terjadi peningkatan produksi semua sekret tubuh, seperti keringat, air mata dan juga air liur. Kondisi ini dikenal sebagai sialorrhea dan penyebabnya adalah perubahan kadar hormon.

14. Sakit kepala

Tidak setiap wanita merasakannya, tetapi sakit kepala bisa terjadi pada beberapa minggu pertama kehamilan karena peningkatan produksi progesteron.

15. Kolik ringan sampai sedang

Pada awal kehamilan, kram bisa terjadi, yang merupakan tanda adaptasi rahim. Mereka biasanya terjadi sampai minggu kesepuluh dan bisa ringan sampai sedang. Jika kramnya parah, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: 15 tips meredakan kram menstruasi

16. Gatal

Karena keringat yang meningkat, dermatitis dan ruam pada kulit wanita dapat terjadi, yang merupakan salah satu tanda yang mungkin menunjukkan bahwa Anda hamil.

17. Mendengkur

Peningkatan produksi progesteron menyebabkan tubuh wanita menahan lebih banyak cairan, dan pembengkakan dapat mencapai saluran udara. Hal ini dapat mempersulit aliran udara, yang menyebabkan wanita hamil mendengkur.

18. Tidak menyukai bau yang kuat

Perubahan hormonal dalam kehamilan dapat menyebabkan hiperosmia, yaitu kepekaan yang berlebihan terhadap bau. Beberapa wanita hamil tidak bisa lagi mentolerir bau parfum atau makanan favorit mereka sendiri!