Makan apa di malam hari? Cari tahu bagaimana mendapatkan makan malam yang ideal dan bergizi

Kapan pun waktunya, makan malam biasanya menjadi santapan terbaik saat kita bersantai di penghujung hari. Ini bisa menjadi acara keluarga yang menggairahkan, sekaligus momen kelelahan karena kita mengambil sesuatu dari lemari es dan jatuh di sofa dengan televisi menyala. Hipotesis kedua ini, meskipun menggoda, bukanlah resep untuk kesehatan yang baik. Demikian pula, bukanlah kebiasaan yang baik untuk makan dalam jumlah banyak pada malam hari, ketika waktu yang tersedia sedikit untuk mencerna makanan dan mengeluarkan energi.

Perencanaan

Merencanakan menu dan mengatur daftar bahan sebelum berbelanja adalah waktu yang dihabiskan dengan baik. Dengan cara ini, Anda memiliki kesempatan untuk memikirkan tentang variasi makanan dan nutrisi dalam diet Anda, dan menghindari membeli lebih dari yang Anda butuhkan - cara untuk menghilangkan pemborosan dan menghemat uang. Mungkin manfaat terbesar, bagaimanapun, terletak pada kemungkinan untuk mengurangi setidaknya satu area dari stres harian yang potensial.

Simpan daftar belanjaan dan resep Anda ke komputer Anda. Dengan demikian, lebih mudah untuk memvariasikan menu mingguan (serta daftar belanja yang sesuai) setiap bulan atau setiap dua bulan. Dengan delapan menu mingguan yang berbeda, Anda mendapatkan variasi selama satu tahun penuh.

Makan apa di malam hari?

Pertama, temukan sistem yang sesuai untuk Anda. Beberapa orang suka merencanakan secara rinci apa yang akan dimakan setiap hari dalam seminggu dan mengikuti resep yang sudah ada; sementara yang lain lebih menyukai pendekatan yang lebih bebas, berdasarkan waktu yang tersedia dan stok lemari es. Jika Anda memasak untuk keluarga setiap hari dan mengandalkan pembelian mingguan dalam jumlah besar, mungkin pendekatan terstruktur akan lebih mudah.

evgenyb / iStock

BAGIAN DARI RENCANA

Saat merencanakan, perhatikan keseimbangan makanan. Pada setiap makan, cobalah untuk memasukkan:

Protein tanpa lemak berkualitas baik

Daging sapi, ayam, kalkun, domba atau babi, serta telur, tahu, dan kacang-kacangan.

ALLEKO / iStock

Ikan

Dua atau tiga kali seminggu (setidaknya satu porsi ikan berminyak, seperti salmon, sarden, trout atau tuna).

Fudio / iStock

Daging olahan

Gunakan bacon atau sosis sesekali, dan dalam jumlah kecil, untuk membumbui sup dan semur kacang-kacangan.

AlexRaths / iStock

Sayuran dan sayuran

Gunakan berbagai macam sayuran segar, beku, dan kadang-kadang asinan untuk memanfaatkan serat, vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya.

teruslah membaca