Mati rasa dan kesemutan - Apa itu?

Kesemutan pada tangan atau kaki yang mati rasa berasal dari kompresi sementara saraf. Sensasi ini, bersama dengan rasa sakit, mati rasa atau kelemahan, bisa konstan pada orang yang terkena beberapa gangguan yang merusak saraf.

Baca juga: Stroke: pahami penyebab, gejala dan cara pencegahannya

Yang mana

Dengan cara yang hampir sama seperti kabel individu yang diikat menjadi satu dalam satu kabel listrik, saraf dikelompokkan menjadi bundel. Artinya, mereka terkandung dalam lapisan lemak, yang disebut selubung mielin.

Mati rasa, kesemutan dan nyeri yang terus menerus, secara umum, disebabkan oleh cedera atau peradangan pada selubung tersebut dan kompresi atau cedera pada saraf itu sendiri, terutama saraf tepi yang berasal dari lengan dan kaki hingga sumsum tulang belakang.

Beberapa gejala termasuk mati rasa, kesemutan, nyeri atau lemah, biasanya di kaki, tangan atau tungkai.

Apa yang menyebabkan mati rasa dan kesemutan?

Meskipun beberapa kelainan dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan, seringkali tidak ada penyebab spesifik yang jelas. Ketika penyakit medis teridentifikasi, seringkali itu adalah kerusakan saraf yang progresif.

Selain itu, ini terkait dengan kontrol kadar gula darah yang tidak memadai (disebut neuropati diabetik). Yang terpenting, itu pada dasarnya mempengaruhi kaki. Mati rasa dan nyeri di tangan mungkin berhubungan dengan carpal tunnel syndrome. Ini terjadi ketika saraf median di pergelangan tangan meradang atau tertekan.

Tidak semua penderita diabetes mellitus mengalami neuropati diabetik, di mana terjadi kerusakan pada saraf tepi. Kontrol kadar glukosa darah yang baik sangat mengurangi risiko. Para ahli masih belum sepenuhnya memahami penyebab cedera saraf; beberapa percaya itu menjadi asosiasi kerusakan pembuluh darah dan perubahan metabolisme sel, akibat kadar glukosa yang sangat tinggi.

Dokter harus mewaspadai tanda-tanda awal komplikasi pada penderita diabetes - termasuk mati rasa dan kesemutan di kaki dan tangan, nyeri dan kelemahan pada tungkai, serta sembelit. Tes listrik dapat digunakan untuk menilai fungsi saraf.

Setelah wabah herpes, virus yang berhubungan dengan cacar air, rasa sakit yang hebat dan menyiksa di jalur saraf di batang tubuh dapat bertahan selama berbulan-bulan. Mati rasa dan nyeri yang menjalar di paha dan tungkai dapat disebabkan oleh hernia diskus atau masalah tulang belakang lainnya di mana terdapat kompresi saraf utama di tungkai bawah (siatik).

Pada multiple sclerosis, selubung melin secara bertahap dihancurkan, yang bisa menyebabkan mati rasa dan kesemutan. Dan terkadang, kekurangan nutrisi bertanggung jawab atas perasaan ini. Kekurangan vitamin B, terutama B12, dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan.

Suplemen yang membantu melawan kesemutan

Terlepas dari penyebab dasar mati rasa dan kesemutan, nutrisi yang sama berguna. Dengan pengecualian cabai rawit, ini tidak hanya sekedar menutupi rasa sakit, tetapi membantu memulihkan saraf. Namun, hasilnya bisa memakan waktu tiga hingga enam bulan. Tidak ada bahaya dalam mengonsumsi semua suplemen yang direkomendasikan secara bersamaan. Vitamin B kompleks meningkatkan fungsi sistem saraf yang sehat (vitamin B6, khususnya, penting bagi orang yang menderita neuropati diabetik atau sindrom lorong karpal). Vitamin B12 dan tiamin diperlukan untuk berbagai fungsi tubuh.

Kekurangan vitamin ini umum terjadi pada orang tua; asam folat harus selalu dikonsumsi dengan vitamin B12 dosis tinggi. Asam lemak esensial yang berbeda dalam minyak biji rami dan minyak evening primrose meningkatkan komunikasi yang tepat antara otak dan sel saraf dan berperan dalam menjaga selubung mielin.

Asam gamma-linolenat (ditemukan dalam minyak evening primrose) bermanfaat dalam pengobatan neuropati diabetik.

Karena efek antioksidannya yang kuat, asam alfa-lipoat dipercaya dapat melindungi sel saraf dari cedera. Jadi, ada penelitian yang menunjukkan bahwa zat mirip vitamin ini berpengaruh pada neuropati diabetes.

Meskipun masih belum jelas apakah itu lebih baik daripada antioksidan lain yang lebih murah, seperti vitamin E. Faktanya, krim cabai rawit memberikan kelegaan dari semua jenis nyeri saraf.

Bahan aktifnya, capsaicin, dipercaya bekerja dengan memblokir zat P, pembawa pesan kimiawi yang mengirimkan sinyal rasa sakit dari area cedera ke otak.

Apa lagi yang dapat Anda lakukan 1. Olahraga teratur untuk meningkatkan aliran darah ke saraf dan ekstremitas.

2. Jangan duduk diam untuk waktu yang lama; ketidakaktifan memperburuk mati rasa dan kesemutan.

3. Jalan sedikit dan tekuk jari serta pergelangan kaki.

Kapan harus ke dokter

Serangan mati rasa, kesemutan, atau kelemahan yang sering atau terus-menerus di tangan atau kaki membenarkan konsultasi medis. Ini mungkin tanda pertama penyakit yang lebih serius.

Cari bantuan darurat jika Anda tiba-tiba mengalami mati rasa atau kesemutan yang berlangsung lebih dari setengah jam. Maka carilah pertolongan lebih cepat lagi jika gejala tersebut dibarengi dengan kelemahan terutama pada satu sisi tubuh, yang bisa jadi merupakan tanda stroke (stroke).

Pengingat: Jika Anda memiliki masalah kesehatan, bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen.