20 minyak esensial dan fungsi penyembuhannya

Minyak esensial menangkap aroma dan kimia penyembuhan kompleks yang terkandung dalam tanaman obat tertentu. Saat dihirup, esensi terkonsentrasi ini langsung menuju ke pusat saraf otak; di mana mereka dapat menghasilkan tanggapan yang bervariasi. Minyak esensial membantu meredakan kecemasan dan depresi. Selain itu, mereka dapat menjinakkan reaksi fisik terhadap stres, mendorong tidur, dan meningkatkan energi.

Penelitian menunjukkan bahwa aroma tumbuhan tertentu - seperti lavender, bergamot, marjoram dan cendana - benar-benar mengubah gelombang otak, membantu memicu relaksasi dan tidur. Ketika digunakan secara topikal atau dalam penghirupan uap, mereka membantu meredakan nyeri dan masalah kulit yang jelas. Mereka juga dapat meredakan hidung tersumbat dan mengobati infeksi jamur, virus, dan bakteri.

Tips membeli dan penyimpanan

Banyak minyak esensial dapat disimpan selama bertahun-tahun tanpa kehilangan khasiatnya. Simpan dalam gelas gelap dan tertutup rapat, sebaiknya di tempat yang sejuk dan selalu jauh dari sinar matahari. Jangan pernah mengonsumsi minyak esensial; kebanyakan beracun jika tertelan. Simpan dengan aman, jauh dari jangkauan anak-anak.

Karena minyak esensial terkonsentrasi, Anda harus mengencerkannya dengan "minyak pembawa", seperti almond, wijen, atau jojoba, sebelum mengoleskannya ke kulit. Pengecualian penting adalah minyak esensial lavender, yang cukup lembut untuk dioleskan secara langsung.

Solstizia / iStock

Merapikan

Properti: Antiseptik, anti inflamasi, ekspektoran

Kegunaan: Batuk, masuk angin, nyeri otot

Perawatan: Jangan aplikasikan pada kulit jika botol telah disimpan lebih dari setahun

Aamulya / iStock

Rosemary

Khasiat: Analgesik, antiseptik, meredakan nyeri otot, dekongestan, stimulan

Kegunaan: Kelelahan, asma, bronkitis, kram, nyeri otot, artritis, migrain, mengaktifkan daya ingat, rambut berminyak, ketombe, stres, depresi

Perhatian: Hindari jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau riwayat epilepsi; jangan aplikasikan pada kulit yang terluka

serezniy / iStock

Bergamot

Sifat: Analgesik, bakterisida, meredakan kram, deodoran, antidepresan

Kegunaan: Eksim, depresi, gelisah, jerawat, bau mulut, masuk angin, bronkitis, obat nyamuk

Perawatan: Jangan gunakan pada kulit yang terkena sinar matahari; dapat mengiritasi kulit sensitif

ALLEKO / iStock

Kamomil

Properti: Analgesik, antidepresan, anti inflamasi, antiseptik, sedatif

Kegunaan: Masalah kulit, stres, arthritis, bursitis, lecet, luka, menopause, PMS

Perawatan: Hindari pada trimester pertama kehamilan

teruslah membaca