Kiat buatan sendiri untuk menenangkan gangguan pencernaan

Di antara waktu makan, sakit perut dan masalah gastrointestinal lainnya mungkin muncul. Namun Anda tidak harus berhenti menyantap hidangan yang telah Anda nantikan sepanjang tahun untuk menikmatinya. Namun, sebelumnya, dilengkapi dengan penawar terbaik melawan rasa sakit dan ketidaknyamanan lainnya untuk dinikmati dengan nyaman. Beberapa solusi ini dapat Anda miliki di dapur Anda. Selain sederhana, mereka sangat efektif. Jadi, jangan buang waktu dan tuliskan tips berikut ini!

Menenangkan perut

Beberapa daun, bunga dan biji jamu secara tradisional digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan, seperti gangguan pencernaan, mual dan sakit perut. Diantaranya adalah: angelica, adas, biji jintan, chamomile, kayu manis, adas, jahe, basil, oregano dan mint. Dan semuanya bisa digunakan untuk membuat infus atau teh herbal.

Kunyit untuk menjinakkan perut

Untuk meredakan kram perut, tambahkan 1 sendok teh ramuan berbau ringan ini ke dalam 1 cangkir 240 ml air. Atau, taburkan bumbu di atas apa pun yang Anda makan. Kunyit adalah obat lama dari India dan Timur Tengah untuk mengobati sakit perut pada anak-anak, selain dikenal sebagai antispasmodik.

Jadikan udara Anda lebih bersih

Setiap orang memiliki gas, dan ini tidak dianggap sebagai penyakit. Bahkan penyebabnya bisa beberapa. Jadi, untuk membantu menjaga perut kembung, cobalah salah satu teh atau infus berikut:

  • Biji jintan - Tuang 240 ml air mendidih ke atas 1 hingga 2 sendok teh biji jintan yang baru digiling. Kemudian diamkan selama 10 hingga 15 menit dan saring. Minum secangkir penuh dua hingga empat kali sehari, di antara waktu makan.
  • Biji adas - Ikuti petunjuk yang sama seperti mengganti biji adas. Minum sebelum atau sesudah makan.
  • Daun peppermint kering - Tuangkan 240 ml air matang segar ke atas 1 sendok makan daun mint kering. Kemudian, biarkan meresap selama 10 hingga 15 menit dan warnai. Minumlah secangkir teh hangat tiga sampai empat kali sehari.
  • Dill (dill atau dill) - Untuk infus lembut biji dill, tuangkan 240 ml air yang baru mendidih ke atas 1 sendok teh biji dill bubuk dan diamkan selama 10 hingga 15 menit. Kemudian saring dan minum sebelum atau sesudah makan.
  • Adas - Ikuti petunjuk yang sama seperti sebelumnya, ganti adas dengan daun adas. Tetapi berhati-hatilah! Sebelum menawarkannya kepada seseorang, pastikan dia tidak alergi terhadap adas!

Lebih suka jahe

Akar jahe telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengobati gangguan pencernaan dan diare. Penelitian dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa dua senyawa dalam jahe - gingerol dan shogaol - juga bekerja pada telinga bagian dalam dan sistem saraf pusat. Di saluran gastrointestinal, ini membantu mengurangi mual dan pusing. Jadi, minumlah 1 cangkir teh jahe yang ajaib setelah makan. Ini akan membantu menjaga sistem pencernaan Anda bekerja dengan baik.

cuka apel

Cuka sari apel, tidak seperti cuka putih, mengandung asam malat dan dapat membantu menyeimbangkan pH lambung. Campurkan 2 sendok teh cuka sari apel dalam 240 ml air dan ambil hingga tiga kali sehari untuk memperbaiki pencernaan dan menghindari sakit perut yang akan datang.

Obati diare dengan buah beri

Untuk meredakan diare, rebus 2 hingga 3 sendok makan blackberry, blueberry atau blueberry (atau daun keringnya) dalam 360 ml air selama 10 menit dan saring. Minum 1 cangkir tonik penangkal diare ini beberapa kali sehari. Tapi, persiapkan lagi dengan setiap konsumsi. Beberapa dukun merekomendasikan minum 2 sendok makan setiap 4 jam.

Molase untuk sembelit

Produk sampingan dari pemurnian gula ini mengandung sejumlah besar kalsium, magnesium, kalium, dan zat besi. Selain itu, secara efektif mengurangi sembelit. Karena pada dasarnya tebu pekat, sikat gigi Anda setelah menelan produk. Ambil 1 sendok makan molase sebelum tidur.

Siap! Anda sekarang memiliki panduan lengkap untuk mengakhiri gangguan gastrointestinal. Jadi, jangan biarkan rasa sakit dan mual mengakhiri hari Anda. Investasikan dalam solusi buatan sendiri!