5 tips untuk menghindari pemborosan makanan dan menghemat uang

Di Brasil, limbah makanan meningkat , tetapi tindakan kesadaran yang bertujuan untuk mengakhiri praktik ini di restoran dan kafetaria, selain inisiatif yang mengeksplorasi penggunaan kembali sebagai alat untuk memerangi kelaparan di kota-kota besar, juga semakin meningkat. Baik!

Tapi pemborosan tidak hanya terjadi di perusahaan, di rumah kita juga bisa terjadi penggunaan buah dan sayuran yang buruk. Lantas, bagaimana dengan memulai kebiasaan konsumsi baru dan mengurangi limbah makanan sehari-hari? Perhatikan tip berikut dan lihat betapa mudahnya menikmati semua yang ditawarkan makanan sebelum menjadi buruk, dan tetap menghemat pembelian.

- Bekukan buah dan sayuran

Apakah rutinitas Anda berjalan? Jadi tip ini untuk Anda. Banyak buah, sayuran, dan bahkan sayuran yang dapat dibekukan untuk digunakan secara bertahap. Daun harus dibekukan mentah, karena sayuran dapat melalui proses pemutihan (dicelupkan ke dalam air mendidih dengan sedikit garam (sayuran hijau, kuning atau putih) atau cuka (sayuran putih atau ungu) untuk waktu yang singkat) atau dimasak sebelum membeku. Namun waspadalah! Setelah dibekukan, tidak ada makanan yang bisa mencair pada suhu kamar. Langsung ke pot! Simak tips lainnya untuk menghemat waktu di dapur!

- Coba resep baru

Siapa yang tidak pernah membuang tangkai bayam atau daun wortel? Karena ketahuilah bahwa semuanya bisa digunakan kembali. Bagian makanan ini membawa banyak nutrisi yang akhirnya terbuang percuma karena kurangnya informasi. Selain bergizi, mereka bisa menghasilkan hidangan lezat kapan saja sepanjang hari. Lihat resep luar biasa untuk kue, brigadeiro, dan tepung ubi kayu dengan kulit pisang.

- Selalu periksa tanggal kadaluwarsa

Tanggal kedaluwarsa adalah salah satu poin penting untuk menghindari pemborosan makanan. Roti misalnya, memiliki waktu konsumsi yang singkat, terutama roti tawar. Jadi, evaluasi apakah Anda bisa memakan semua irisan kemasan sampai batas waktu yang ditentukan, jika tidak, pilih untuk membeli roti di toko roti atau gunakan resep untuk menggunakannya sebelum basi. Ini berlaku untuk semua jenis makanan. Agar tidak ketinggalan produk lain (yang memiliki jangka waktu lebih lama) sebelumnya, seperti tepung, madu, dan bumbu, simak beberapa cara mengawetkan makanan yang super menarik.

- Siapkan rutinitas belanja

Sayuran, buah-buahan dan terutama sayuran sangat mudah rusak. Karena itu, ada baiknya membuat rutinitas untuk membeli makanan ini. Alih-alih mengisi gerobak supermarket, cobalah pergi ke pameran atau sayuran di wilayah Anda setiap minggu. Selain selalu memiliki sayuran yang baik untuk dikonsumsi, karena lebih segar dan sehat, di tempat-tempat ini harga cenderung lebih baik daripada di jaringan supermarket besar. Berikut cara menghemat uang saat membeli di pameran dan toko produsen pedesaan. Setiap upaya untuk menghindari pemborosan makanan bermanfaat.

- Perhatikan jumlahnya

Pepatah "lebih banyak yang tersisa daripada hilang" mungkin tidak terlalu benar. Jika Anda menyiapkan makanan besar setiap hari atau di akhir pekan, atau jika Anda tinggal sendiri, Anda harus tahu berapa banyak makanan yang dikonsumsi dan berapa yang biasanya tersisa. Selalu amati dan hitung berapa banyak makanan yang layak disiapkan agar Anda tidak memiliki terlalu banyak sisa makanan yang dapat membusuk sepanjang minggu. Ketahuilah bahwa menggunakan kembali makanan yang sudah disiapkan lebih sulit, tetapi bukan tidak mungkin. Gunakan hangat! Bekukan dan makan di tempat kerja. Itu tidak layak untuk disia-siakan, ya!

Selain semua tip ini, Anda juga dapat mengandalkan organisasi yang mengumpulkan makanan yang tidak akan dikonsumsi dan menyebarkannya ke badan amal. Bank Makanan adalah salah satunya! Anda dapat memisahkan semuanya dalam kondisi baik dan menyebutnya sebagai penjemputan di rumah. Haruskah kita mengurangi limbah makanan ?!

Oleh Thaís Garcez