Temukan 11 jenis lantai untuk rumah dan eksterior

Proses konstruksi atau renovasi bisa sangat melelahkan. Namun, untuk menghindari sakit kepala, tidak ada yang seperti meneliti semua pilihan Anda! Jika Anda mencari alternatif untuk lantai dalam atau luar ruangan, perhatikan jenis lantai ini untuk rumah dan eksterior.

Untuk memulainya, penting untuk menetapkan dasar anggaran Anda. Banyak bahan bangunan yang mahal, dan pilihan Anda harus sesuai dengan kantong Anda. Karena itu, carilah opsi dekorasi yang sesuai dengan kisaran harga yang telah ditentukan sebelumnya. Beberapa pilihan, seperti vinil, menawarkan cara yang praktis, cepat dan murah untuk merenovasi.

Lihat juga: Jadikan dekorasi rumah nyaman dengan sedikit detail

Tip penting lainnya untuk mengurangi pengeluaran adalah menghitung dengan tepat berapa banyak bahan yang Anda butuhkan. Untuk itu, mengetahui ukuran tiap ruangan sangatlah penting. Sebelum mencari toko atau mencari seorang profesional, ada baiknya mengetahui lingkungan rumah Anda sendiri untuk mendiskusikan alternatif terbaik.

Jika tersedia, Anda juga dapat menggunakan software desain interior yang memungkinkan Anda melihat perencanaan. Beberapa program seperti Sweet Home 3D atau SketchUp dapat membantu misi renovasi dan dekorasi ulang, dan ada beberapa tutorial tentang cara menggunakannya di internet.

Detail penting lainnya adalah mengetahui lingkungan yang akan direnovasi. Masalah struktural, seperti infiltrasi, dapat menjadi masalah besar di masa depan jika tidak diselesaikan. Itu karena, setelah bahan dibeli dan renovasi selesai, mereka dapat kembali dan merusak semua yang telah dilakukan. Oleh karena itu, pekerjakan seorang profesional untuk menilai apakah perbaikan struktural, baik pada pipa ledeng atau kelistrikan, diperlukan sebelum memulai perubahan apa pun.

Berikut adalah 11 jenis lantai yang ideal untuk rumah dan pilih salah satu yang paling sesuai dengan proyek Anda (dan saku Anda):

mihalis_a / iStock

1. Porselen

Ubin porselen terbuat dari campuran tanah liat, feldspar, kuarsa, dan mineral lainnya. Ini adalah salah satu pelapis yang paling banyak digunakan karena ketahanannya terhadap keausan. Untuk alasan ini, mereka yang memilih ubin porselen juga akhirnya menghabiskan lebih sedikit untuk perawatan lantai.

KaraGrubis / iStock

2. Granit

Granit, seperti porselen, juga menawarkan lebih banyak ketahanan terhadap keausan. Ini bagus untuk lingkungan dalam dan luar ruangan, serta tidak mahal dan mudah dirawat. Meskipun demikian, perhatikan: granit yang lebih ringan cenderung lebih mudah ternoda jika lingkungan tidak sering dibersihkan.

jacek_kadaj / iStock

3. Kayu

Jika Anda memilih lantai kayu, perhatikan jenisnya. Ada tiga kategori: taco (sering digunakan di apartemen), lantai siap pakai, dan parket. Karena ini adalah kayu, semakin gelap warnanya, semakin lama bahannya akan bertahan.

PaulRobles / iStock

4. Ubin hidrolik

Ubin hidrolik banyak digunakan di gedung-gedung tua, karena mereka datang dengan tujuan untuk mengekspresikan seni. Mereka dibuat dari campuran bubuk marmer, semen dan pewarna, dan diproduksi dengan tangan. Ini adalah bahan yang sangat tahan lama, dan perawatannya membutuhkan lilin cair tak berwarna untuk konservasi.

teruslah membaca