Makanan segar: semakin banyak semakin baik!

Banyak makanan segar (sayuran, buah-buahan dan makanan yang mudah rusak) mulai kehilangan nilai gizinya saat dipanen. Dengan mengkonsumsinya secepat mungkin, Anda akan menikmati rasa dan manfaat kesehatan terbaik, sekaligus menghemat dan mengurangi jejak ekologis Anda, yaitu mengurangi dampak terhadap lingkungan.

10 tips mengkonsumsi makanan segar

1

Cara terbaik untuk mendapatkan hasil bumi segar adalah dengan menanamnya. Pilihan terbaik kedua adalah membeli makanan segar yang diproduksi secara lokal. Semakin lama makanan disimpan dan diangkut, semakin sedikit nilai gizinya. Sekitar 10% dari nilai itu hilang - terutama vitamin C - dalam perjalanan dari penanaman ke meja. Temukan 12 alasan untuk membeli produk lokal dan menghemat uang.

dua

Belilah makanan musiman. Hindari produk yang disimpan di atas es untuk waktu yang lama. Selain nilai gizinya lebih tinggi, produk musiman memiliki harga yang lebih murah. Tahukah Anda buah di setiap musim? Cari tahu di sini!

3

Belilah makanan dalam jumlah kecil dan gunakan dengan cepat, meskipun itu berarti berbelanja lebih dari sekali dalam seminggu. Tetapi, jika Anda membeli terlalu banyak, berikut ini cara agar tidak membiarkannya rusak.

4

Tangani sayuran yang rapuh dengan hati-hati, karena mudah sakit, cepat rusak.

5

Perhatikan prosedur penyimpanan yang benar untuk setiap produk - ini membantu mengawetkan makanan.

6

Siapkan sayuran sebelum Anda memakannya. Setelah dipotong, mereka mulai kehilangan vitamin. Mencelupkannya ke dalam air juga berkontribusi pada hilangnya nutrisi. Terakhir, simpan potongan dan bagian yang tidak terpakai ke dalam kantong plastik di dalam lemari es.

7

Biarkan buah matang pada suhu ruangan, jauh dari sinar matahari langsung, yang dapat merusak nutrisi seperti vitamin A dan C. Bahkan, pendinginan melumpuhkan proses pematangan.

8

Makan daging dan ikan dalam 2 hari setelah pembelian. Bawalah ikan ke lemari es atau freezer sesegera mungkin - kandungan asam lemak yang tinggi menyebabkannya cepat rusak. Tapi selalu simpan daging dan ikan di rak paling bawah lemari es atau di laci Anda sendiri, untuk mencegah cairan yang mungkin menetes dari makanan ini menetes ke orang lain, seperti sayuran.

9

Saat berbelanja, pikirkan tentang menu minggu ini dan rencanakan untuk mengonsumsi produk yang paling mudah rusak terlebih dahulu. Daun dan jamu memiliki kandungan air yang tinggi dan cenderung cepat layu. Buah matang mudah sakit. Akar, labu, brokoli, apel, dan jeruk lebih tahan lama jika disimpan dengan benar.

10

Minum jus buah dan sayuran segar dalam 3 hingga 4 jam setelah persiapan. Semakin banyak jus terpapar ke udara, semakin teroksidasi dan mulai kehilangan nutrisi penting. Selain itu, coba tambahkan sedikit ampas saring ke dalam jus, yang kaya serat. Nikmati dan temukan jus segar yang cocok untuk musim panas.

Jangan lewatkan tip ini

Miliki kantong termal di bagasi mobil agar makanan yang mudah rusak seperti daging, ikan, produk susu, dan rempah-rempah tidak rusak dalam perjalanan pulang. Beberapa es batu dapat membantu menjaga suhu rendah yang seragam di dalam kantong.