Rosacea: apa itu dan bagaimana mengontrol

Tanda pertama dari rosacea adalah kemerahan, plak berulang di pipi, hidung, dahi dan dagu, serta munculnya pembuluh darah kecil tepat di bawah kulit. Saat gangguan berlanjut, kulit di wajah menjadi lebih merah dan benjolan bisa muncul. Kemudian muncul peradangan permanen. Mata juga bisa terpengaruh, mengakibatkan rasa terbakar dan gatal. Pada rosacea yang parah, hidung dapat mengembangkan jaringan berlebih.

Sekitar 1 dari 20 orang dewasa menderita rosacea, dan orang berkulit putih berisiko lebih tinggi. Meskipun wanita mengembangkan kelainan ini tiga kali lebih banyak daripada pria, mereka memiliki gejala yang lebih kuat. Perokok rentan karena nikotin merusak sirkulasi. Tanpa pengobatan, rosacea bisa memburuk, jadi cari pertolongan medis saat mengidentifikasi gejalanya.

Penyebab utama

Rosacea terjadi ketika faktor genetik dan / atau lingkungan yang tidak diketahui menyebabkan pembuluh darah kulit kehilangan elastisitas dan mudah membesar; terkadang selamanya. Kelainan pembuluh darah adalah kemungkinan penyebabnya. Episode dapat dipicu oleh rangsangan apa pun yang menyebabkan kemerahan. Diantara faktor utamanya adalah:

  • Makanan atau minuman panas atau pedas
  • Alkohol atau kafein
  • Menekankan
  • Iklim
  • Latihan fisik yang berat
  • Perubahan hormonal (terutama saat menopause)
  • Beberapa obat (terutama niasin dan obat tekanan darah tertentu)

Bagaimana mengontrol rosacea

Ruam dingin ⇒ Untuk menenangkan kulit yang meradang, semprotkan teh chamomile dan calendula yang kuat ke wajah Anda. Untuk menyiapkannya, tuangkan dua gelas air yang sangat panas ke atas satu sendok makan setiap tanaman. Kemudian diamkan, tutup, selama 20 menit. Terakhir, saring, dinginkan dan gunakan untuk mencuci muka.

Hindari situasi stres ⇒ Stres adalah pemicu umum rosacea. Jika stres tidak mungkin dihindari, cobalah bernapas dalam-dalam untuk mengurangi rasa gugup. Dengan cara ini, Anda juga akan terhindar dari kemungkinan wabah. Belajar bernapas dari perut sehingga setiap penarikan cukup dalam untuk mengembangkannya, sementara setiap pernafasan menurunkannya.

Pria yang menderita rosacea dapat meminimalkan serangan dengan menggunakan pisau cukur listrik sebagai pengganti silet.

Konsumsi minyak ikan ⇒ Suplemen yang berbahan dasar minyak ikan kaya akan asam lemak omega-3, yang bersifat anti-inflamasi. Karena rosacea terkait dengan peradangan, agen ini membantu mengurangi ruam kulit. Ambil 1.500 mg atau kurang, dua kali sehari. Anda juga dapat mencoba 500 mg minyak evening primrose tiga kali sehari; ketahui manfaatnya.

Gunakan concealer hijau ⇒ Warna hijau membantu menutupi kemerahan. Ini tidak akan menghilangkan rosacea, tetapi akan menyamarkan warna merah pada kulit. Selain itu, gunakan riasan dan pembersih wajah tanpa pewangi dan bebas minyak. Dan jangan pernah menggunakan astringen. Setelah mencuci muka, keringkan dengan lembut dengan menyentuh handuk; jangan pernah menggosoknya. Terakhir, gunakan tabir surya dengan SPF minimal 15 saat keluar rumah.

Intense Pulsed Light (LIP) ⇒ Tanyakan kepada dokter Anda tentang terapi ini. Hanya dua atau tiga sesi sudah cukup untuk membuat perbedaan besar.

Meski belum ada obatnya, gejala penyakit kronis ini bisa dikendalikan dan kerusakan kulit bisa dihindari. Faktanya, vitamin B12 adalah sekutu yang hebat dalam meredakan gejala rosacea. Pengonsumsiannya bisa dilakukan melalui makanan atau suplemen. Bagaimanapun, dapatkan lebih banyak informasi medis untuk kasus Anda dan dapatkan perawatan.